Sinlui Masih Gemilang

Sinlui Masih Gemilang

Tanggal 27 September 2019 menjadi bukti bahwa SMAK St. Louis 1 Surabaya masih mempertahankan gelar “champion” di Honda DBL Surabaya selama dua tahun ini.

Pertemuan sengit antara SMAN 2 Surabaya dengan SMAK St. Louis 1 Surabaya mengingatkan kita terhadap pertandingan dua tahun lalu dibabak sweet-sixteen. SMAK St. Louis 1 Surabaya atau yang dikenal dengan Sinlui terpaksa mundur dengan kemenangan SMAN 2 Surabaya atau Smada dengan skor 21-20 dan tentunya hal ini membuat pemain Sinlui bertekad untuk mempertahankan gelar dan membalaskan dendamnya terhadap Smada.

Kuarter pertama di mulai dengan sangat panas, Sinlui terus menembakkan serangan ke jantung pertahanan Smada. Meskipun sudah berusaha untuk mengimbangi skor, tetapi Smada masih belum dapat menembus pertahanan Sinlui. Permainan dipermanis dengan kerjasama tim Sinlui, yaitu Marcellino Bonfilio dengan Michael Valentino yang membuat pertandingan pertama berakhir dengan skor 11 – 6 yang dimenangkan oleh Sinlui 1.

Kuarter kedua diawali dengan masuknya pemain-pemain andalan Sinlui lainnya, yaitu Bryan Tan dan Anthony Neuville. Dominasi Neuville di lapangan sebagai “Big Man” membuat pertahanan Smada kembali runtuh. Tak hanya Neuville, gerakan gesit dari Bryan Tan membuat pemain Smada kehilangan bola mereka. Permainan kuarter kedua ditutup manis oleh Anthony Neuville (MVP JRBL 2016) dengan skor 25-14.

Tak hanya pemain basket Sinlui yang ingin mempertahankan gelar, Clique team dance dari SMAK ST LOUIS 1 Surabaya juga masih mempertahankan gelar juara dua “runner-up” selama 4 tahun berturut-turut. Ditambah dengan gelar best costume membuat seluruh warga sinlui 1 bangga.

Kuarter ketiga pun dimulai setelah pengumuman juara UBS Gold Dance Competition. Pada kuarter ketiga ini, Sinlui mulai lengah. Beberapa kali bola harus lepas dari tangan pemain Sinlui dan membuat pemain Smada membalap skor menjadi 50-53. Tetapi sang MVP yaitu Marcelino Bonfilio terus berusaha menjauhkan skor dari Smada, Coach Ivan memperinatkan anak-anaknya untuk tidak terbawa arus permainan dari Smada. Berkat pertolongan sang MVP, Sinlui pun tetap unggul 10 poin yaitu 53-63.

Dominansi Sinlui makin tak terbendung di kuarter empat. Dengan mix combination pemain Sinlui yaitu Marcellino, Neuville, Bryan Tan, Michael Valentiono, dan Nicholas membuat pemain Smada mulai lengah. Coach Smada pun berusaha keras untuk mengetahui cara bermain Sinlui tetapi mental pemain Smada sudah menurun hal ini membuat Smada harus kalah dan menjadi “RUNNER-UP” dengan skor terakhir 79-62 dimenangkan oleh Sinlui.

Dengan demikian, sinlui masih dapat mempertahankan gelar Champion pada musim 2019. Dari cara bermain, kekompakkan, pemerataan, serta mental yang kuat menjadi kunci keberhasilan Sinlui. Pemain-pemain sinlui berusaha focus dan memperhatikan bola bukan kepada lawannya. Usaha mereka selama 1 tahun latihan membuahkan hasil yang sangat bearti bagi mereka dan warga sinlui. Hal tersebut membuat seluruh Indonesia mengakui bahwa Sinlui adalah standard pemain basket di Indonesia.

“Bermain dalam tim bukanlah soal jago atau keren tetapi bagaimana kamu bisa bekerja sama dengan tim” -Marcellino Bonfilio.

Mau lihat pertandingan Sinlui di Final DBL East Java Series? yuk cek video dibawah ini

https://www.youtube.com/watch?v=VnT7Xtuv_6o

One Reply to “Sinlui Masih Gemilang”

  1. Saya sangat mengagumi kemampuan bermain basket Smak St Louis 1 Surabaya yang sangat rata disetiap pemainnya. Yang sangat penting di contoh dari Sinlui 1 adalah mental mereka yang sangat kuat dan latihan yang sangat gigih membawa mereka kepada kemenangan. Satu kunci yang dapat diambil adalah “kerja keras tidak membohongi hasil”

Leave a Reply to Michael_30 Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *